Kode Plat Nomor Kendaraan (Huruf Depan & Belakang) Samsat se-Indonesia

Daftar lengkap kode pelat nomor kendaraan (TNKB) se-Indonesia 2026. Cek arti kode huruf depan dan huruf belakang untuk rincian kota / kabupaten.

Mengenali asal daerah suatu kendaraan di jalan raya adalah hal yang sangat menarik. Sebagian besar orang mungkin sudah tahu bahwa plat B itu dari Jakarta, atau D itu dari Bandung. Namun, tahukah kamu bahwa plat B belum tentu milik warga Jakarta? Bisa jadi itu adalah kendaraan dari Depok, Tangerang, atau Bekasi.

Rahasia untuk mengetahui lokasi spesifik (tingkat kota/kabupaten) dari sebuah Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) terletak pada huruf pertama di barisan belakang (setelah deretan angka). Agar kamu bisa membaca plat nomor layaknya petugas Samsat, berikut adalah panduan dan daftar lengkap kode plat nomor kendaraan se-Indonesia, dibedah dari huruf depan hingga huruf belakangnya.

Cara Membaca plat Nomor Kendaraan (TNKB)

Mari ambil contoh plat nomor: F 1234 EA.

  • F (Huruf Depan): Menunjukkan kode wilayah pendaftaran tingkat eks-Karesidenan (dalam hal ini, Karesidenan Bogor yang mencakup Bogor, Sukabumi, Cianjur).
  • 1234 (Angka): Nomor urut pendaftaran kendaraan.
  • E (Huruf Belakang Pertama): Ini adalah kunci utamanya! Huruf pertama di belakang angka menunjukkan Kota/Kabupaten spesifik. (E = Kota Bogor).
  • A (Huruf Belakang Kedua/Ketiga): Menunjukkan jenis kendaraan, golongan, atau sekadar nomor acak pembeda.

1. Wilayah DKI Jakarta, Banten & Jawa Barat

Kawasan ini memiliki populasi kendaraan terpadat di Indonesia. Pembagian huruf belakangnya sangat rinci karena satu kode depan bisa menaungi jutaan kendaraan di berbagai kota.

Kode Depan B (DKI Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi)

Kode DepanKode Belakang (Huruf 1)Wilayah (Kota/Kabupaten)
BPJakarta Pusat
BBJakarta Barat
BSJakarta Selatan
BTJakarta Timur
BUJakarta Utara
BZKota Depok
BC / VKota Tangerang
BG / NKabupaten Tangerang
BW / MKota Tangerang Selatan (Tangsel)
BKKota Bekasi
BFKabupaten Bekasi

Kode Depan F (Bogor, Sukabumi, Cianjur)

Kode DepanKode Belakang (Huruf 1)Wilayah (Kota/Kabupaten)
FA / B / C / D / EKota Bogor
FF / G / H / I / J / K / L / M / NKabupaten Bogor
FO / S / TKota Sukabumi
FU / VKabupaten Sukabumi
FW / X / Y / ZKabupaten Cianjur

Kode Depan D, E, T, Z, A (Sisa Wilayah Jabar & Banten)

Kode DepanKode Belakang (Huruf 1)Wilayah (Kota/Kabupaten)
DA - MKota Bandung
DV - ZKabupaten Bandung
DS / TKota Cimahi
DU / XKabupaten Bandung Barat
EA - GKota Cirebon (Serta Kab. Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan dengan seri lanjutan H - Z)
TA - CKabupaten Purwakarta
TD - PKabupaten Karawang
TT - ZKabupaten Subang
ZA - CKabupaten Sumedang
ZD - GKabupaten Garut (Serta Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran dengan seri lanjutan)
AA - DKota Serang (Serta Cilegon, Pandeglang, Lebak dengan seri lanjutan)

2. Wilayah Jawa Tengah & DI Yogyakarta

Kawasan ini membagi plat nomornya berdasarkan wilayah eks-Karesidenan peninggalan Belanda.

Kode Depan AB (DI Yogyakarta)

Kode DepanKode Belakang (Huruf 1)Wilayah (Kota/Kabupaten)
ABA / F / H / I / SKota Yogyakarta
ABB / G / J / K / TKabupaten Bantul
ABD / M / WKabupaten Gunung Kidul
ABE / N / Q / U / Y / ZKabupaten Sleman
ABC / L / P / VKabupaten Kulon Progo

Kode Depan H, G, K, R, AA, AD (Jawa Tengah)

Kode DepanKode Belakang (Huruf 1)Wilayah (Kota/Kabupaten)
HA - G / Q - SKota Semarang (H juga menaungi Kab. Semarang, Salatiga, Kendal, Demak)
ADA - H / S / UKota Surakarta / Solo (AD juga menaungi Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar)
GA / H / MKota Pekalongan (G juga menaungi Tegal, Brebes, Batang, Pemalang)
KA / H / S / TKabupaten Pati (K juga menaungi Kudus, Jepara, Rembang, Blora, Grobogan)
RA - H / S / EKabupaten Banyumas (R juga menaungi Purbalingga, Banjarnegara, Cilacap)
AAA / H / K / SKota Magelang (AA juga menaungi Kab. Magelang, Purworejo, Kebumen, Temanggung, Wonosobo)

3. Wilayah Jawa Timur

Jawa Timur memiliki variasi plat yang cukup banyak, dengan Surabaya (L) sebagai satu-satunya kota besar yang memonopoli satu huruf depan tanpa berbagi dengan kabupaten lain.

Kode DepanKode Belakang (Huruf 1)Wilayah (Kota/Kabupaten)
LSemua HurufKota Surabaya (Monopoli wilayah tunggal)
WA - Q / TKabupaten Sidoarjo
WA - MKabupaten Gresik (Seri beririsan, dibedakan di huruf kedua)
NA - E / ZKota Malang (N juga menaungi Kab. Malang, Probolinggo, Pasuruan, Lumajang)
PA - H / V - ZKabupaten Banyuwangi (P juga menaungi Jember, Bondowoso, Situbondo)
AGA - C / OKota Kediri (AG juga menaungi Kab. Kediri, Blitar, Tulungagung, Nganjuk, Trenggalek)
AEA - CKota Madiun (AE juga menaungi Kab. Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan)
SA - HKabupaten Bojonegoro (S juga menaungi Tuban, Lamongan, Jombang, Mojokerto)
MA - GKabupaten Pamekasan (M menaungi seluruh Pulau Madura: Bangkalan, Sampang, Sumenep)

4. Wilayah Pulau Sumatera

Pembagian plat di Sumatera lebih berpusat pada cakupan wilayah provinsi, di mana satu huruf depan biasanya mewakili satu provinsi secara utuh, lalu dipecah lewat huruf belakang.

Kode DepanWilayah Utama (Provinsi)Contoh Rincian Huruf Belakang
BLNanggroe Aceh DarussalamBL - A/J (Banda Aceh), BL - N (Lhokseumawe)
BKSumatera Utara (Bagian Timur)BK - A - M (Kota Medan), BK - M/P (Deli Serdang)
BBSumatera Utara (Bagian Barat)BB - M/N (Tapanuli Utara), BB - W (Nias)
BASumatera BaratBA - A/B/Q (Kota Padang), BA - L (Bukittinggi)
BMRiauBM - A/J/N/Q/T (Pekanbaru), BM - R (Dumai)
BPKepulauan RiauBP - A/B/C (Tanjungpinang), BP - D/E/F/G/H (Batam)
BGSumatera SelatanBG - A/I/M/P/Q/R/X/Z (Palembang), BG - W (Prabumulih)
BNBangka BelitungBN - A/P (Pangkalpinang), BN - V (Belitung)
BELampungBE - A/B/C/Y (Bandar Lampung), BE - F (Metro)
BDBengkuluBD - A/C/E/L (Kota Bengkulu)
BHJambiBH - A/M/N/L (Kota Jambi)

5. Wilayah Pulau Kalimantan, Bali, & Nusa Tenggara

Kode DepanWilayah Utama (Provinsi)Contoh Rincian Huruf Belakang
DKBaliDK - A/B/C/E/X (Denpasar), DK - F (Badung)
DRNusa Tenggara Barat (Lombok)DR - A/B/C (Mataram), DR - K (Lombok Barat)
EANusa Tenggara Barat (Sumbawa)EA - A (Sumbawa), EA - X (Bima)
DHNusa Tenggara Timur (Timor)DH - A/B/C/W (Kupang)
EBNusa Tenggara Timur (Flores)EB - A (Ende), EB - G (Manggarai)
EDNusa Tenggara Timur (Sumba)ED - A (Sumba Timur)
KBKalimantan BaratKB - A/Q/S/W (Pontianak), KB - C (Singkawang)
DAKalimantan SelatanDA - A/C/I/S/V/X (Banjarmasin)
KHKalimantan TengahKH - A/T/Y (Palangkaraya), KH - F (Kotawaringin)
KTKalimantan TimurKT - A/B/I/M/N (Balikpapan), KT - B/C/I/M/N (Samarinda)
KUKalimantan UtaraKU - A (Bulungan), KU - G (Tarakan)

6. Wilayah Pulau Sulawesi, Maluku & Papua

Kode DepanWilayah Utama (Provinsi)Contoh Rincian Huruf Belakang
DDSulsel (Bagian Selatan)DD - A/Q/R (Makassar), DD - W (Gowa)
DPSulsel (Bagian Utara)DP - E/F (Palopo), DP - A (Parepare)
DBSulawesi Utara (Daratan)DB - A/M/R (Manado), DB - C (Bitung)
DLSulawesi Utara (Kepulauan)DL - A (Sangihe), DL - U (Talaud)
DMGorontaloDM - A/B/C (Kota Gorontalo)
DNSulawesi TengahDN - A/V/Y (Palu)
DTSulawesi TenggaraDT - A/E/F (Kendari), DT - G (Baubau)
DCSulawesi BaratDC - A (Mamuju), DC - D (Majene)
DEMalukuDE - A/Q (Ambon), DE - B (Maluku Tengah)
DGMaluku UtaraDG - A (Ternate), DG - M (Tidore)
PAPapua (Mencakup provinsi baru)PA - A (Jayapura), PA - M (Merauke - Papua Selatan)
PBPapua BaratPB - M (Manokwari), PB - S (Sorong - Papua Barat Daya)

Pertanyaan Umum (FAQ) Seputar Plat Nomor Kendaraan

1. Apa arti huruf "RF", "QH", atau "ZZ" di plat nomor belakang?

Kombinasi huruf belakang khusus seperti RFS, RFP, RFD, atau aturan barunya kini diubah menjadi ZZ (seperti ZZH, ZZP, ZZD) adalah kode plat nomor rahasia atau khusus yang dialokasikan secara resmi oleh kepolisian untuk kendaraan dinas pejabat negara, kementerian, TNI, dan Polri. Plat ini tidak bisa digunakan oleh warga sipil biasa.

2. Bisakah saya memesan plat nomor cantik (NRKB Pilihan)?

Bisa! Pemerintah melalui Korlantas Polri melegalkan pembuatan plat nomor cantik (Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan). Kamu bisa memesan kombinasi angka sedikit (1 hingga 4 angka) dengan atau tanpa huruf belakang. Namun, pembuatan plat cantik ini dikenakan biaya PNBP yang cukup mahal, mulai dari Rp5.000.000 hingga Rp20.000.000, dan harus diperpanjang setiap 5 tahun.

3. Mengapa plat nomor kendaraan listrik memiliki garis biru di bagian bawah?

Garis lis berwarna biru di bagian bawah (atau samping) plat nomor adalah tanda identifikasi khusus yang diberikan Polri untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Lis biru ini berfungsi memudahkan petugas di lapangan untuk membedakan mobil listrik dengan mobil konvensional, terutama karena mobil listrik bebas dari aturan tilang ganjil-genap di Jakarta.